Sabtu, 06 Februari 2016

101 Jurus Melawan Jerawat

Suka iri enggak sih sama orang yang wajahnya mulus bebas jerawat? Buat kamu yang suka selfie, pasti bete banget karena kamu enggak bisa langsung mengunggah foto kamu di media sosial tanpa diedit. Biasanya biar wajah kelihatan mulus di foto, orang-orang suka mengedit foto mereka dengan bantuan Photoshop. Bagaimana sih caranya punya wajah mulus biar enggak perlu Photoshop?
Jerawat bukan hanya menjadi masalah para ABG lho. Jerawat enggak pandang bulu. Banyak orang berusia 30 hingga 50 tahun yang bermasalah dengan jerawat. Baik cewek maupun cowok, tetap kena jerawat. Yang bikin kesal, jerawat bisa muncul di mana saja, enggak cuma di wajah.
Jerawat bisa muncul di punggung, dada, leher, bahu, lengan, kepala, dan pantat. Jerawat enggak cuma bikin kulit jadi jelek, tapi juga membuat orang jadi enggak percaya diri dan bahkan ada yang depresi. Belum lagi bekas jerawat yang susah hilang.
Mau tahu cara alami mengusir jerawat? Baca deh blog ini terus, ada 101 jurus sakti untuk mengatasi jerawat. Ada resep masker pengusir jerawat dari bahan-bahan alami, tip gaya hidup sehat anti jerawat, juga trik pola makan sehat pencegah jerawat. Jerawat? Go away!!

Mengapa Jerawat Tidak Mudah Sembuh

Mengapa jerawat tidak mudah sembuh, selalu kambuh? Pertanyaan itu sering sekali dilontarkan di fanpage Spasi Tita, dan/atau melalui nomor kontak.
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk menangani jerawat secara tuntas, yaitu:
  1. Penggunaan kosmetik (bedak, krim wajah, dll) yang tidak cocok dengan jenis kulit, mengandung hidrokinon, mengandung kadar alkohol tinggi, kurang sempurna dalam membersihkan wajah setelah penggunaan kosmetik.
  2. Perubahan hormon. Misalnya, ketika menjelang haid. Hormon pada jerawat disebut hormon androgen. Nah androgen meninggi saat masa pubertas, mendekati siklus haid dan stres. Hal ini juga yang menyebabkan banyak remaja usia 15-20 th berjerawat.
  3. Gaya hidup yang tidak sehat menjadi salah satu faktor timbulnya jerawat. Orang yang suka minum alkohol, perokok, kurang istirahat dan stres, bisa meningkatkan hormon androgen. Androgen dapat meningkatkan produksi kelenjar minyak.
  4. Makanan, terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak dan makanan dengan kadar gula tinggi seperti es krim.
  5. Genetik adalah faktor penyebab jerawat yang merupakan turunan dari orangtua. Orangtua berjerawat, maka aktivitas kelenjar minyak si anak menjadi lebih produktif, sehingga jerawat akan sangat mudah timbul, kasus seperti ini sangat jarang terjadi tetapi kalo ada kasus seperti ini paling sulit untuk diobati.
Biojolie apakah bisa menyembuhkan jerawat?
Jika masih belia, biasanya saya mempersilakan untuk mencoba Biojolie dan disertai diet, yaitu tidak boleh mengonsumsi ayam broiler (ayam negeri), softdrink soda dan kaya gula, vetsin. Sebaliknya jika calon pembeli dari golongan senior, saya mensyaratkan bersabun dan berhenti menggunakan produk perawatan wajah yang berasal dari dokter dan/atau klinik kecantikan yang dijalankan dan/atau diawasi oleh dokter.
Pada awalnya, melepaskan diri dari obat dan bahan-bahan kimia perawatan wajah sangat mungkin membuat wajah rusak lebih parah dari awalnya. Sebaiknya terima saja dulu keadaan itu, tidak perlu resah. Anda harus mengikuti program detoksifikasi.
Singkatnya, selain membersihkan wajah dengan Biojolie, Anda juga harus mengikuti diet dan detoks ini. Dengan perawatan yang alami, kita harus meningkatkan imunitas kulit wajah Anda, dan menghilangkan resistensi kulit wajah dari bahan-bahan yang biasanya Anda gunakan.

Sebagai rekomendasi, kami mendukung Anda menggunakan Biojolie dengan tambahan treatment alami masker daun afrika.
Untuk pemesanan dan konsultasi, hubungi:
www.topstarnetwork.com
Griya Bandung Indah B5-3 Ciwastra Bandung 40287
081398251010
BB: 5895a5bb

Sabun Daun Afrika Ampuh Melawan Jerawat

Sabun Daun Afrika Ampuh Melawan Jerawat
Untuk mengobati jerawat sekarang ada barang baru. Daun afrika! Pohon, yang bernama ilmiah nan cantik Vernonia amygdalina Del ini, sudah dibuktikan oleh peneliti dari Universitas Sumatera Utara. Ekstrak daun afrika yang diaplikasikan dalam bentuk krim mampu mengalahkan bakteri-bakteri penyebab jerawat.
Jerawat adalah suatu peradangan kronik kelenjar-kelenjar pilosebasea. Sering dialami oleh remaja dan dewasa muda yang menghilang dengan sendirinya pada usia sekitar 20-30 tahun, ada juga orang setengah baya yang mengalami jerawat. Jerawat berkaitan dengan tingginya sekresi sebum.
Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis adalah organisme utama yang memberi kontribusi terhadap terjadinya jerawat. P. acnes adalah termasuk gram-positif berbentuk batang, tidak berspora, sedangkan S. epidermidis sel gram positif berbentuk bulat biasanya tersusun dalam bentuk kelompok-kelompok yang tidak teratur seperti anggur. Semuanya tentunya jika dilihat di bawah mikroskop dengan teknik pewarnaan tertentu.
Pengobatan jerawat di klinik kulit biasanya menggunakan antibiotik, benzoil peroksida dan retinoid. Obat ini memiliki efek samping antara lain iritasi. Oleh karena itu dicari alternatif dalam pengobatan jerawat dengan menggunakan bahan-bahan alam yang berkhasiat sebagai antibakteri yaitu daun Afrika. Selain itu yang tidak disadari oleh kita adalah bahwa penggunaan antibiotik pada perawatan wajah akan berisiko terjadi resistensi mikroba, mikroba penyebab jerawat menjadi tahan terhadap obat alias kebal.
Apakah daun afrika itu? Daun Afrika banyak tumbuh di benua Afrika bagian barat terutama di Nigeria dan negara yang beriklim tropis salah satunya adalah Indonesia. Pada tahun 2009 di Bogor, telah dilakukan pembudidayaan tanaman daun Afrika. Tanaman ini mudah tumbuh pada daerah yang curah hujan cukup tinggi. Daun afrika dapat tumbuh dengan baik pada lahan sangat kritis sekali pun.
Daun Afrika mengandung flavonoid, tanin, saponin dan terpenoid yang mampu membunuh parasit penyebab schistosomiasis, malaria, leishmaniasis. Daun afrika juga telah terbukti secara ilmiah berfungsi sebagai antiamoeba, antitumor dan antimikroba. Dari keterangan inilah maka sangat diyakini daun afrika dapat diolah menjadi agen pembasmi jerawat yang ampuh.
Salah satu alternatif sediaan yang dapat digunakan untuk pengobatan jerawat adalah sediaan topikal misalnya krim. Sifat umum sediaan krim ialah mampu melekat pada permukaan tempat pemakaian dalam waktu yang cukup lama sebelum sediaan ini dicuci atau dihilangkan. Krim dapat melembabkan dan mudah tersebar merata, mudah berpenetrasi pada kulit, mudah diusap, mudah dicuci air.
Berdasarkan konsep di atas, maka dibuat formula ekstrak etanol daun Afrika dalam bentuk sediaan krim untuk pengobatan jerawat. Sediaan krim dipilih karena mempunyai keuntungan yaitu sederhana dalam pembuatannya, mudah dalam penggunaan, daya menyerap yang baik dan memberikan rasa dingin pada kulit.
Selain dalam bentuk krim, di Bandung juga telah diproduksi sabun wajah yang mengandung ekstrak daun afrika. “Sabun ini berbasis herbal dan virgin coconut oil,” kata Santhy Sri Yunita pemilik Bydara Salon & Spa Herbal Treatment. “Seorang ibu yang mencobanya melaporkan bahwa sabun mengandung ekstrak daun afrika ini menyembuhkan jerawat anak remajanya,” kata Santhy sambil menunjukkan sabun ekstrak daun afrika pertama dan satu-satunya di dunia.

Seorang agen pemasar sabun daun afrika di Jalan Pagarsih Bandung mengatakan bahwa keampuhan sabun daun afrika sangat teruji. “Banyak yang cocok dan tidak ingin menggunakan merek lain,” kata Hendro yang juga pengusaha percetakan.