Sabtu, 06 Februari 2016

Sabun Daun Afrika Ampuh Melawan Jerawat

Sabun Daun Afrika Ampuh Melawan Jerawat
Untuk mengobati jerawat sekarang ada barang baru. Daun afrika! Pohon, yang bernama ilmiah nan cantik Vernonia amygdalina Del ini, sudah dibuktikan oleh peneliti dari Universitas Sumatera Utara. Ekstrak daun afrika yang diaplikasikan dalam bentuk krim mampu mengalahkan bakteri-bakteri penyebab jerawat.
Jerawat adalah suatu peradangan kronik kelenjar-kelenjar pilosebasea. Sering dialami oleh remaja dan dewasa muda yang menghilang dengan sendirinya pada usia sekitar 20-30 tahun, ada juga orang setengah baya yang mengalami jerawat. Jerawat berkaitan dengan tingginya sekresi sebum.
Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis adalah organisme utama yang memberi kontribusi terhadap terjadinya jerawat. P. acnes adalah termasuk gram-positif berbentuk batang, tidak berspora, sedangkan S. epidermidis sel gram positif berbentuk bulat biasanya tersusun dalam bentuk kelompok-kelompok yang tidak teratur seperti anggur. Semuanya tentunya jika dilihat di bawah mikroskop dengan teknik pewarnaan tertentu.
Pengobatan jerawat di klinik kulit biasanya menggunakan antibiotik, benzoil peroksida dan retinoid. Obat ini memiliki efek samping antara lain iritasi. Oleh karena itu dicari alternatif dalam pengobatan jerawat dengan menggunakan bahan-bahan alam yang berkhasiat sebagai antibakteri yaitu daun Afrika. Selain itu yang tidak disadari oleh kita adalah bahwa penggunaan antibiotik pada perawatan wajah akan berisiko terjadi resistensi mikroba, mikroba penyebab jerawat menjadi tahan terhadap obat alias kebal.
Apakah daun afrika itu? Daun Afrika banyak tumbuh di benua Afrika bagian barat terutama di Nigeria dan negara yang beriklim tropis salah satunya adalah Indonesia. Pada tahun 2009 di Bogor, telah dilakukan pembudidayaan tanaman daun Afrika. Tanaman ini mudah tumbuh pada daerah yang curah hujan cukup tinggi. Daun afrika dapat tumbuh dengan baik pada lahan sangat kritis sekali pun.
Daun Afrika mengandung flavonoid, tanin, saponin dan terpenoid yang mampu membunuh parasit penyebab schistosomiasis, malaria, leishmaniasis. Daun afrika juga telah terbukti secara ilmiah berfungsi sebagai antiamoeba, antitumor dan antimikroba. Dari keterangan inilah maka sangat diyakini daun afrika dapat diolah menjadi agen pembasmi jerawat yang ampuh.
Salah satu alternatif sediaan yang dapat digunakan untuk pengobatan jerawat adalah sediaan topikal misalnya krim. Sifat umum sediaan krim ialah mampu melekat pada permukaan tempat pemakaian dalam waktu yang cukup lama sebelum sediaan ini dicuci atau dihilangkan. Krim dapat melembabkan dan mudah tersebar merata, mudah berpenetrasi pada kulit, mudah diusap, mudah dicuci air.
Berdasarkan konsep di atas, maka dibuat formula ekstrak etanol daun Afrika dalam bentuk sediaan krim untuk pengobatan jerawat. Sediaan krim dipilih karena mempunyai keuntungan yaitu sederhana dalam pembuatannya, mudah dalam penggunaan, daya menyerap yang baik dan memberikan rasa dingin pada kulit.
Selain dalam bentuk krim, di Bandung juga telah diproduksi sabun wajah yang mengandung ekstrak daun afrika. “Sabun ini berbasis herbal dan virgin coconut oil,” kata Santhy Sri Yunita pemilik Bydara Salon & Spa Herbal Treatment. “Seorang ibu yang mencobanya melaporkan bahwa sabun mengandung ekstrak daun afrika ini menyembuhkan jerawat anak remajanya,” kata Santhy sambil menunjukkan sabun ekstrak daun afrika pertama dan satu-satunya di dunia.

Seorang agen pemasar sabun daun afrika di Jalan Pagarsih Bandung mengatakan bahwa keampuhan sabun daun afrika sangat teruji. “Banyak yang cocok dan tidak ingin menggunakan merek lain,” kata Hendro yang juga pengusaha percetakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar